Senin, 07 Maret 2011

kisruh pssi delapan


Bakal Calon Ketum PSSI Diramaikan Wanita
Minggu, 6 Maret 2011 - 18:27 wib
Rejdo Prahananda - Okezone

JAKARTA – Bursa bakal calon Ketua Umum PSSI kembali ramai. Salah satu bakal calon yang telah mendeklarasikan diri untuk maju dalam Kongres nanti adalah Diza Rasyid Ali. Uniknya, Diza datang sebagai bakal calon wanita pertama yang berniat maju sebagai Ketua Umum PSSI.

Dalam jumpa persnya yang digelar di Hotel Akmani Jakarta, Minggu (6/3/2011) Diza yang telah lama berkecimpung di sepakbola Nasional itu mengaku prihatin dengan kisruh yang terjadi di tubuh PSSI serta minimnya prestasi timnas Indonesia di pentas dunia.

Berangkat dari persoalan itu, Diza ingin memajukan sepakbola Indonesia jika ia terpilih dalam Kongres Pemilihan Ketua Umum nanti lewat pembibitan pemain muda secara menyeluruh dari level daerah.

“Saya akan mengembangkan pembibitan pemain secara menyeluruh, konsisten dan komprehensif dari tingkat daerah serta memberikan peluang kepada mereka,” kata Diza dalam keterangan persnya.

“Harus ada pembinaan yang terkawal serta ada realisasinya. Kita harus memikirkan program ke depan. Bukan mempermasalahkan siapa ketuanya. Kita pikirkan dahulunya programnya dan kemudian memilih ketuanya,” lanjut Diza yang tergerak membawa Indonesia menembus Piala Dunia.

Diza yang sempat aktif di Persija Jakarta ini pun berjanji akan membenahi manajemen PSSI agar lebih maksimal. “Saya akan memperbaiki sistem manajemen dan keuangan yang akuntabel dan bebas korupsi serta jelas pemanfaatannya,” seru Diza kepada sejumlah media.

“Dengan do’a seluruh rakyat Indonesia, saya ingin menjalankan amanah PSSI. Saya meminta dukungan pemilik suara mohon memberikan dukungannya dan saya akan menjalankannya sesuai dengan cita-cita bangsa,” demikian ikrar Diza.

Dalam kesempatan yang sama, Diza juga menjelaskan, keinginan maju sebagai Ketua Umum PSSI datang dari lubuk hatinya dan tidak ada paksaan dari pihak manapun dan murni demi kemajuan sepakbola Indonesia.
(edo)
 
"LPI Sebaiknya Dimasukkan dalam Kalender Kompetisi"
Minggu, 6 Maret 2011 - 18:31 wib
Rejdo Prahananda – Okezone

 JAKARTA – Bakal calon Ketua Umum PSSI, Diza Rasyid Ali menawarkan solusi mengenai dualisme kompetisi yang terjadi antara PSSI dan Liga Primer Indonesia. Menurut wanita berdarah Sulawesi Selatan itu, LPI sebaiknya dimasukkan dalam kalender PSSI.

“Ada titik yang tidak ketemu. Semua kompetisi seharusnya dimasukkan dalam kalender kompetisi PSSI. Semua pihak juga sebaiknya saling mendengar,” kata Diza kepada sejumlah wartawan dalam konferensi persnya di Hotel Akmani, Jakarta, Minggu (6/3/2011)

“Kita harus saling terbuka mau menerima dan meninggalkan egosime. Kita harus berpikir positif mengenai LPI,” sambung Diza yang kembali menegaskan dirinya akan mulai bergerak mencari dukungan dari pemilik hak suara untuk memilih dirinya yang dimulai dari tingkatan klub.

“Saya akan meminta klub yang punya suara untuk mendukung saya. Termasuk klub di Sulawesi Selatan dan Pengurus PSSI Sulsel serta tokoh masyarakat,” tukas Ibu dua orang anak ini.

Lantas bagaimana peluangnya lolos dalam pemilihan calon Ketua Umum nanti? Sudah siapkah ia bila gagal maju dalam proses verifikasi nanti? “Peluang kembali ke nol. Kami mulai menggarapnya. Namun seandainya saya tidak terpilih, saya tidak akan kecewa,” terang Diza.
(edo)
 

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar