DPR Serukan Panitia Kongres PSSI Independen
Selasa, 8 Maret 2011 - 14:50 wib
Muchamad Syuhada - Okezone
JAKARTA – Kisruh seputar PSSI terutama mengenai perebutan legitimasi pengurus yang nantinya akan menggelar kongres kembali disorot oleh DPR RI. Anggota komisi X, Rohmani, MA dengan tegas menyerukan agar masalah tersebut segera diselesaikan dengan melakukan dialog untuk kemudian pihak-pihak terkait bersama-sama membentuk panitia kongres yang independen.
Saat dua kubu yang saling bertentangan adalah PSSI pimpinan Nurdin Halid dan Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN). Keduanya sama-sama mengklaim memiliki wewenang untuk melangsungkan kongres untuk membentuk komite pemilihan serta pemilihan pengurus untuk periode mendatang seusuai amanat FIFA yang disampaikan pekan lalu..
Belum ada penyelesaian serta kejelasan mengenai dualisme tersebut, DPR RI melalui komisi X memberikan tanggapan sekaligus seruan. PSSI dan KPPN diminta duduk bersama melakukan dialog untuk mencari solusi atas masalah yang ada.
“Seharusnya semua pihak harus berpikir jernih, melihat kedepan. Menjadikan Timnas sebagai raksasa sepak bola dunia,” kata Rohmani, (Senin 7/3/2011).
“Sebenarnya kita hanya butuh dialog dengan jiwa besar duduk bersama membicarakan masa depan PSSI,” sambungnya.
Selain dua pihak yang saling bersebrangan, Rohmani juga meminta pemerintah, tokoh-tokoh dan stakeholder sepak bola lainnya ikut dilibatkan. Dari dialog ini diharapkan ada sebuah kesepakatan bersama yang bertujuan untuk memperbaiki masa depan sepak bola nasional salah satunya membentuk panitia kongres yang independen.
“Dialog ini sebagai langkah awal untuk melaksanakan kongres PSSI. Bila PSSI dengan kepengurusan Nurdin Halid yang melakukan kongres, ada pihak-pihak menentang. Sebaliknya bila kongres dilakukan oleh pihak lain maka pihak Nurdin Halid tidak setuju. Alangkah baiknya bila kepanitiaan itu inpenden. Dipercaya semua pihak karena atas kesepakatan bersama. Mewakili semua kepentingan yang ada. Jangan sampai masing-masing pihak membuat panitia sendiri dan kongres sendiri,” kata anggota Fraksi PKS DPR itu.
Kepada pemerintah, Rohmani juga meminta menjadi mediator yang baik. Sebagai fasilitator untuk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai. Pemerintah tidak boleh memiliki kepentingan apapun selain menjadi penengah atas konflik yang ada.
“Ini bukan intervensi, selama bersikap netral dan memiliki agenda memajukan sepak bola nasional. Menurut saya, ini perlu dilakukan agar persoalan PSSI segera diselesaikan. Jangan sampai berlarut-larut. Kita tidak akan dapat apa-apa dari konflik ini. Justru kemunduran yang ada,” jelas Rohmani. (msy)
FIFA Larang Nurdin Maju
Rabu, 9 Maret 2011 - 00:30 wib
Achmad Firdaus - Okezone
JAKARTA - Era kepemimpinan Nurdin Halid di PSSI sepertinya tidak akan berlanjut. Otoritas sepakbola tertinggi dunia FIFA telah mengeluarkan pernyataan tegas terkait pencalonan Nurdin.
Dalam teleconference dengan MetroTV, Dubes RI Joko Sulilo membenarkan kabar tersebut. Menurut Joko yang bertemu dengan Presiden FIFA Sepp Blatter, FIFA telah melarang Nurdin untuk maju lagi sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.
FIFA dalam hal ini meminta PSSI untuk menegakkan statuta FIFA, dimana seorang mantan narapidana dilarang memipin federasi sepakbola. Seperti diketahui, Nurdin sempat masuk bui pada 2007 lantaran terganjal kasus korupsi.
“Blatter dengan tegas mengatakan ‘No’,” ungkap Joko saat bertanya terkait bisa atau tidaknya Nurdin Halid maju sebagai Ketua Umum PSSI.
“Nanti, untuk Kongres Pemilihan Ketua Umum, FIFA akan mengirim perwakilannya untuk mengawasi agar kongres berjalan sesuai aturan,” sambungnya dalam wawancara tersebut.
Sementara di kesempatan lain, Ketua KON/KOI, Rita Subowo yang juga sempat berbincang dengan Blatter, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, keempat calon sebelumnya, Nurdin, Nirwan Bakrie, George Toisutta dan Arifin Panigoro juga dipastikan tidak boleh maju.
“26 Maret, PSSI harus melaksanakan kongres untuk menentukan komite pemilihan. Dari keempat calon yang sebelumnya sudah ada dipastikan tidak bisa maju,” ujarnya dalam sambungan wawancara dengan MetroTV. (acf)
Suporter PSM Dukung Diza Ali Jadi Ketum PSSI
Rabu, 9 Maret 2011 - 01:28 wib
Andi Aisyah - Okezone
MAKASSAR - Keinginan Diza Rasyid Ali mencalonkan diri dalam bursa Ketua Umum PSSI mendapat dukungan di Makassar. The Maczman, salah satu kelompok suporter PSM menyatakan dukungan itu.
Sekjen The Maczman, M. Alam di Makassar, Selasa (8/3/2011) mengatakan kinerja Diza Ali selama menangani sejumlah klub bola termasuk berhasil.
"Selama menangani PSM Makassar, Persija Jakarta dan MFS (Makassar Football School, red), Ibu Diza termasuk berhasil. Dia membawa klub-klub itu berprestasi atau mengalami perbaikan kualitas tim, "terang Alam.
Alam mengemukakan, PSSI akan lebih baik jika ditangani oleh orang yang berpengalaman. Menurutnya kemampuan Diza sudah terbukti. "Apalagi dia berasal dari Sulawesi Selatan. Masalah persyaratan PSSI bukan urusan kami. Kami hanya mencari sosok yang bisa membawa sepakbola Indonesia berprestasi, "tegasnya.
Selain itu, Alam memang berharap ketua PSSI bukan dari kalangan politisi. Pasalnya, dia menilai persoalan yang timbul di PSSI saat ini kental dengan indikasi kepentingan politik.
"Jika di masa datang PSSI lepas dari kepentingan politik, peluang kemajuan sepakbola Indonesia tentu terbuka lebar," pungkasnya.
Beberapa hari lalu Diza Ali, menyatakan keinginannya maju menjadi salah satu calon ketua umum PSSI dalam kongres mendatang. Selama ini, Diza dikenal cukup piawai menangani klub bola. Dia tercatat sebagai manager Persija Jakarta 1996-1997. Pada tahun 2004-2005, Diza menjadi Manajer Klub Sepakbola PSM Makassar. Pada masa itu, PSM berhasil menjadi 3 besar kejuaran liga yang sedang berlangsung. (acf)
PSSI Tak Yakin FIFA Tolak Nurdin
Rabu, 9 Maret 2011 - 12:04 wib
Muchamad Syuhada – Okezone




Tidak ada komentar:
Posting Komentar