Senin, 25 April 2011

KISRUH PSSI 186


Besok, Pendaftaran Calon Pengurus PSSI Resmi Dibuka
Wirawan Kusuma | Aloysius Gonsaga | Senin, 11 April 2011 | 22:50 WIB



JAKARTA, KOMPAS.com - Komite Normalisasi (KN) mengumumkan bahwa pendaftaran calon pengurus PSSI periode 2011-2015 resmi dibuka besok, Selasa (11/4/2011).

"Registrasi calon pengurus PSSI akan dibuka besok hingga 17 April. 18-22 April proses verifikasi, dan tanggal 23-27 proses banding," jelas salah satu anggota KN, Djoko Driyono, di sekretariat PSSI, Senin (10/4/2011).

Djoko kemudian menegaskan bahwa seluruh pemilik suara tidak harus menunggu formulir pendaftaran calon dari mereka. Para pemilik suara bisa mendapatkan form pendaftaran di situs resmi PSSI.

"Formulir bisa didownload di situs PSSI sejak pukul 00.00 WIB nanti. Jadi tidak harus menunggu formulir dari kami. Kami juga akan melansir siapa saja yang punya wewenang memberikan suara," tegas Djoko.

Kongres pemilihan pengurus PSSI sendiri akan berlangsung pada tanggal 20 Mei mendatang. Hingga saat ini sudah ada beberapa sosok yang sudah menyatakan siap maju, diantaranya mantan pembina Persija Jakarta Sutiyoso, ketua LIRA Jusuf Rizal dan ketua umum Persigo Gorontalo Adhan Dambea.






Empat Pihak Sudah Ambil Form Pendaftaran
Wirawan Kusuma | Aloysius Gonsaga | Selasa, 12 April 2011 | 15:44 WIB




JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah resmi dibuka, beberapa pihak sudah mengambil formulir pendaftaran pengurus PSSI Periode 2011-2015. Hingga kini sudah ada empat pihak yang sudah mengambil form di sekretariat PSSI.

Habil Marati yang wakil ketua bidang perwasitan periode 2007-2011 menjadi orang pertama mengambil form pendaftaran. Habil mengambil form untuk mendaftarkan dirinya sebagai calon Komite Eksekutif.

Lalu ada Abdullah Pala, sekretaris Pengprov Gorontalo yang mewakili Adhan Dambea, calon untuk ketua umum dari Gorontalo. Dambea sendiri merupakan ketua umum dari Persigo Gorontalo.

Namun, Pala menegaskan bahwa Dambea adalah calon alternatif. Dambea baru akan maju jika calon lainnya, Goerge Toisutta tidak bisa mencalonkan diri lagi. Maklum, Gorontalo memang komitmen untuk mendukung Toisutta sebagai Ketua umum PSSI.

"Kami masih menunggu kepastian nasib pak Toisutta. Jika beliau maju, kami mundur," ujar Pala kepada wartawan di sekretariat PSSI, Selasa (12/4/2011).


Kemudian datang wakil dari Pengprov DKI Jakarta, Fritz Rudy, yang datang ke sekretariat PSSI untuk mengambil form. Namun belum diketahui secara pasti siapa yang akan dicalonkan dan untuk posisi apa.

Terakhir wakil dari Sekretaris Pengpriv Jaktim, Munajat Chadar. Chadar mengaku mengambil form ini untuk mencalonkan ketua umum Jaktim FC sebagai calon wakil ketua umum PSSI atau Komite Eksekutif.






Mantan Manajer PSM Siap Maju Jadi Ketum PSSI
Wirawan Kusuma | Aloysius Gonsaga | Selasa, 12 April 2011 | 17:56 WIB



JAKARTA, KOMPAS.com — Satu lagi sosok yang muncul menjadi calon ketua umum PSSI periode 2011-2015. Tahir Mahmud, mantan Manajer PSM Makassar era perserikatan, mengutarakan minatnya maju sebagai calon ketua umum saat mengambil formulir pendaftaran calon pengurus PSSI di Sekretariat PSSI, Selasa (12/4/2011).

"Saya maju karena calon yang lain itu cuma terkenal, tetapi tidak berprestasi. Sementara saya berhasil membawa PSM Makassar menjuarai perserikatan dan beberapa prestasi lainnya," kata Tahir.

"Bahkan sebelum Nurdin Halid bergelut di sepak bola, saya sudah lebih dulu. Saya sudah pernah mencalonkan diri tahun 2003. Tetapi karena takut terkontaminasi pada saat itu, makanya saya mundur," sambungnya.

Salah satu faktor yang menggugah Tahir untuk maju adalah rusaknya sepak bola Indonesia saat ini. "Sepak bola Indonesia sudah hancur. Wasit bisa dibeli, ada judi pertandingan. Saya berpendapat pertandingan di Malaysia (final AFF) itu permainan (mafia pertandingan)," tegas Tahir.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar